Bahagia tanpa tertawa

Menangis tanpa air mata

Rusuh tanpa membuat keributan

Diam tanpa menghadirkan kesunyian

Mencintai tanpa memiliki

Membenci tanpa memusuhi

Semangat tanpa harus berapi-api

Pasrah tanpa harus berputus asa

Demikianlah bahasa kalbu sahabat sayang… Bahasa yang hanya bisa dimengerti oleh hati. Bahasa sederhana nan rumit yang tak terjamah oleh emosi apalagi oleh raga-raga tanpa hati.

Keep the fight for better life…

cu…

perigitua, Januari ‘10

faza