Skip to content

Archive

Tag: kehidupan

Pagi itu, perigitua menghadap sang guru spiritual yang bernama mbah google.

“Berat mbah…,” keluh perigitua.

Mbah google hanya terkekeh sambil menyedot rokok kretek andalannya pagerank cigaretes. Tawanya masih terdengar saat nyeruput kopi panas bikinan murid kesayangannya yang bernama putri alexa.

“Kamu ini… Jadi laki-laki kok mlempem…,” tutur mbah google dengan santainya. Sepotong pisang goreng langsung amblas masuk ke dalam perut buncitnya. silahkan baca selengkapnya…

Lelaki muda itu terdiam. Duduk memeluk lutut di teras rumahnya yang sederhana. Ada luka yang terpancar dari sorot mata yang kosong itu.

Angin malam yang berhembus dingin, tak menggoyahkan posisi duduknya sama sekali. Kelamnya malam, juga tak mampu halangi pandangan matanya yang menyapa bulan dan bintang yang berpendar malu-malu di angkasa raya. silahkan baca selengkapnya…

Kegundahan hatiku membawa langkah ini ke sini, sebuah desa yang terpencil namun asri. Gunung tinggi menjulang, hamparan sawah membentang, sungguh mempesona. Tak ada bising kendaraan, tak dering HP karena di sini memang tidak ada sinyal.

Hhmmm, sebuah desa yang jauh dari peradaban kota. Semua begitu alami. Kicau burung, sapaan sang bayu yang berbisik sepoi-sepoi dan keramahan para penduduknya sungguh memikat sukma.

Tarikan nafasku panjang dan dalam. Ku hirup sepuasnya udara pegunungan yang belum ternodai ulah kemajuan jaman. Tarikan nafasku makin dalam dan berulang-ulang. Berharap setiap tarikannya mampu mengurangi beban di hati. Semoga nafas yang ku hembuskan dapat membawa serta segala masalah yang ada, melantakkannya di dasar jurang terjal di ujung utara sana atau menghempaskannya pada gunung yang sombong mengangkang di depan mata. silahkan baca selengkapnya…

Jam dinding berdetak teratur, baru pukul 8.30 malam.

Aku masih ngelamun di depan komputer. Anganku berlarian menuruni tebing-tebing sketsa cerita yang memenuhi otakku. Ku coba pungut, ku rangkai ide-ide yang berserak itu. Aih, susah sekali kali ini. Semua mentah. Tak ada satu benang merah pun yang dapat ku tautkan, agar cerita tak cuma sekedar uraian kata, agar tersirat makna yang akan memperkaya jiwa.

Aku mengeluh. Ya, Alloh, kenapa ini?

Tiba-tiba, sesosok bayang muncul dari layar monitor LCD ku. Dari kecil, lama-lama membesar. silahkan baca selengkapnya…