Pagi itu, perigitua menghadap sang guru spiritual yang bernama mbah google.
“Berat mbah…,” keluh perigitua.
Mbah google hanya terkekeh sambil menyedot rokok kretek andalannya pagerank cigaretes. Tawanya masih terdengar saat nyeruput kopi panas bikinan murid kesayangannya yang bernama putri alexa.
“Kamu ini… Jadi laki-laki kok mlempem…,” tutur mbah google dengan santainya. Sepotong pisang goreng langsung amblas masuk ke dalam perut buncitnya. silahkan baca selengkapnya…






