Aku baru saja masuk ke dalam rumah ketika aku melihat seorang bocah cilik celingak celinguk di depan pintu gerbang. Dari jendela rumah yang tertutup kelambu, ku awasi tingkah lakunya.
Satu-dua langkah bocah itu terayun memasuki halaman. Mata beningnya menyambar liar manyapu seluruh pekarangan rumahku.
“Geblek! Kecil-kecil sudah mau jadi maling nih bocah,” rutukku dalam hati. Tanganku sudah gemas pengen menjitak kepala itu bocah. silahkan baca selengkapnya…






