Tutorial ini adalah bagian ke- 1 dari 4 artikel Merakit Komputer Sendiri Tahap Persiapan
Sebagian dari kita mungkin lebih menyukai komputer yang sudah jadi, karena memang seperti itulah yang termudah dan paling praktis. Selama kita punya uang cukup, lalu kita spesifikasinya dan jadilah kita punya komputer.
Kali ini Faza ingin berbagi tentang bagaimana cara merakit komputer sendiri. Mungkin artikel kali ini akan lebih berguna bagi teman-teman yang berkantong tipis seperti saya ini namun ingin memiliki komputer dengan kualitas maksimal, hehehe…. Jadi belinya harus bertahap sambil rajin memantau perkembangan kurs dolar terhadap rupiah.
Sebelum merakit komputer, tahap pertama adalah melakukan persiapan komponen-komponen yang dibutuhkan untuk merakit sebuah komputer. Tugas pertama kita adalah memilih hardware yang akan kita gunakan nanti seperti: Prosessor, Hard Disk, RAM, Motherboard, VGA, dan sebagainya.
1. Processor
Processor adalah otaknya komputer. Processor ini merupakan komponen penting yang mengendalikan semua komponen di dalam komputer, mulai mengolah data sampai mengeksekusi semua sistem operasi. Satuan kecepatan kerjanya dinyatakan dalam satuan Hz.
Bagaimana cara memilih processor yang cocok untuk kita? Faza ada beberapa tips yang layak dipertimbangkan, terutama bagi teman-teman yang tidak termasuk type penggila merek processor. Perhatikan saja tingkat kecepatan proses tersebut:
• Kecepatan processor sampai 1.8 GHz cocok untuk penggunaan umum atau pekerjaan administrasi.
• Kecepatan processor sampai 2.4 GHz cocok untuk penggunaan umum yang lebih berat.
• Kecepatan processor di atas 2.6 GHz cocok untuk penggunaan game online
• Kecepatan processor di atas 2.8 GHz cocok untuk penggunaan sebagai data base atau server.
Dan yang perlu teman-teman ingat, pastikan processor yang teman-teman beli harus memiliki garansi toko minimal 1 tahun dan akan jauh lebih baik bila ada garansi pabrik.
Setelah memutuskan jenis processor yang akan kita gunakan, maka kita perlu menyiapkan komponen pendukung processor. Komponen itu adalah yaitu Heat Sink dan kipas processor, juga pasta processor.
Heat Sink berfungsi sebagai peredam panas yang dihasilkan oleh processor dan kipas processor berfungsi sebagai pendingin processor dan Heat Sink. Biasanya Heat Sink dan kipas processor sudah dijual satu paket dengan processor tetapi bila ingin lebih terjaga performa processor, teman-teman bisa mengganti Heat Sink dan kipas processor dengan yang lebih bagus lagi.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembelian/penggantian Heat Sink dan kipas processor:
• Heat Sink dan kipas processor harus sesuai dengan dudukan motherboard.
• Pastikan Heat Sink dan kipas processor tidak mengganggu kabel di dalam casing.
• Pastikan tegangan operasional kipas tidak terlalu besar agar tidak membebani power supply.
• Garansi toko atau garansi pabriknya jangan dilupakan ya.
Pasta processor berfungsi sebagai untuk memastikan permukaan processor benar-benar menempel sempurna dengan Heat Sink.
Silahkan baca juga artikel terkait:







Comments